Kriminalitas
Beranda » Blog » Polda Sumut Ungkap Motif Tewasnya Doni Pacek

Polda Sumut Ungkap Motif Tewasnya Doni Pacek

memberikan keterangan terkait pembunuhan Doni Pacek
memberikan keterangan terkait pembunuhan Doni Pacek

Medan, – Indotrans.web.id.// – Polda Sumut ungkap motif tewasnya salah satu kader Pemuda Pancasila Wakil Komandan Komando Inti (Wadan Koti) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli Serdang

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara Kombes Pol Cornelis Mangarahon Simanjuntak mengatakan, persaingan antara dua kelompok ormas menjadi motif dalam kasus penembakan  tersebut yang diduga disebabkan oleh  persaingan antar kelompok organisasi masyarakat (ormas).

“Untuk motivasi dari peristiwa pembunuhan berencana ini adalah persaingan antar dua kelompok ormas sehingga kecelakaan beruntun yang terjadi setelah Doni tertembak pada bagian lehernya yang mengakibatkan Doni mengalami kejang-kejang yang kemudian Indra Wijaya, yang duduk di sampingnya , mengambil alih kemudi.

Namun, mobil yang dikemudikan Doni Pacek menabrak delapan warga mobil , dan melaju menabrak delapan warga lainnya, yang disebabkan  kaki korban masih melengket pada pegal gas , dan baru berhenti setelah menabrak tiang listrik.“ ujar Cornelis kamis (22/10 2026) di Polda Sumut,

Lebih lanjut Kepolisian masih mendalami asal-usul senjata api yang digunakan dalam penembakan tersebut. Cornelis mengatakan, pistol yang ditemukan di pinggir jalan memiliki nomor registrasi, tetapi asal-usulnya masih ditelusuri oleh penyidik.

FKPPI Deli Serdang Minta Polisi Usut Tuntas Penembakan Doni Pacek,Bantah Terlibat

“Untuk asal-usul senjata api yang digunakan, saat ini masih dalam pendalaman tim penyidik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyidik belum dapat menggali keterangan secara maksimal dari tersangka Dwika Anggara Cipta (DAC) karena yang bersangkutan masih menjalani perawatan.

Untuk selanjutnya masih mendalami hubungan antara DAC dan Afriandi Anas Limbong (AAL) dengan kelompok yang diduga menyerang rumah Ferry, rekan Doni Pacek, sebelum penembakan terjadi.

Kasus ini diduga bermula terjadi , akibat keributan antara kelompok Doni Kiboy yang diduga berasal dari FKPPI dan kelompok Doni Pacek dari Pemuda Pancasila. pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB,

Rumah Ferry yang merupakan anggota Pemuda Pancasila diserang sejumlah orang. Setelah kejadian itu, Ferry menghubungi Doni untuk meminta bantuan

Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan : Sosok Pelaku Penembakan Wadan Koti  Pemuda Pancasila Diduga Berasal Dari Organisasi Yang Sama

Doni kemudian mengumpulkan sejumlah rekannya dan berangkat menuju rumah Ferry menggunakan Toyota Yaris putih. Dalam perjalanan, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai DAC dengan AAL sebagai penumpang mendekati dan memepet mobil tersebut.

.Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut, termasuk asal-usul senjata api dan peran masing-masing tersangka. (IT.07)

Latest Posts

× Advertisement
× Advertisement