Tanjung Morawa ,Indotrans.Web,Id// – Terjadi bentrokan dua kelompok pemuda di persimpangan tiga dekat Gang Bidan, Jalan Limau Mungkur, Dusun III, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada hari malam (18/10/2026) yang menyebabkan satu orang tewas dan beberapa orang pria mengalami luka-luka.
Korban tewas diketahui bernama Doni Pacek, Wakil Komandan (Wadan) KOTI salah satu ormas di Kabupaten Deli Serdang, yang diduga akibat tembakan di bagian leher.

mobil yang hancur akibat bentrokan dua kelompok di Tanjung Morawa, Minggu malam .
Selain korban tersebut Mobil Toyota Yaris putih bernomor polisi BK 1442 MAG yang diduga dikendarai korban mengalami kerusakan di bagian depan..
Korban yang merupakan warga Lingkungan III, Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, dilarikan ke RS Mitra Sehat yang berada tidak jauh dari lokasi bentrokan.
Akibat peristiwa tersebut beberapa etalase dagangan milik warga sekitar kejadian mengalami kerusakan dan sejumlah sepeda motor juga dilaporkan rusak
Peristiwa ini bermula akibat, dari sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor dan mobil yang diduga aksi kejar-kejaran dengan kelompok yang berbeda sehingga bentrokan pecah di lokasi kejadian.
Dalam bentrokan tersebut, kedua kelompok diduga menggunakan senjata tajam, benda tumpul, dan juga menggunakan senjata api , sedang dalam penyelidikan Kepolisian
Saat dikonfirmasi, kepihak Humas Polresta Deliserdang Iptu Jans Napitupulu SH qmenyatakan timnya masih mengumpulkan data dan menyelidiki peristiwa tersebut.
Keluarga korban menilai kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Mereka menduga peristiwa tersebut berkaitan dengan aksi premanisme yang selama ini meresahkan warga Tanjung Morawa.
Setelah kejadian tersebut, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Deli Serdang, Junaidi, mendatangi rumah sakit untuk menjenguk korban meninggal dunia.
“Kita sangat berduka atas kejadian ini. Saya meminta seluruh kader Pemuda Pancasila agar menahan diri dan menyerahkan penanganan tindakan keji ini kepada kepolisian,” ujarnya saat dikonfirmasi, dan meminta seluruh kader Pemuda Pancasila menahan diri dan menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada kepolisian, dan menyesalkan tindakan para pelaku yang dinilainya brutal, lanjut salah satu anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang
“Saya meminta kepolisian untuk menangkap para pelaku dan otak di balik peristiwa tragis ini,” dan . meminta Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Sonny Irawan, memberikan perhatian khusus terhadap kasus dugaan penembakan tersebut.
Menurut warga setempat, aksi seperti ini sudah berulang kali terjadi , sehingga kami sebagai warga setempat sangat resah dan ketakutan, ungkap salah salah satu warga . ( IT .07)
