
Jakarta, Indotrans.web.id || – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Krendang Barat, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Kamis malam (28/5/2026). Kobaran api yang membesar dengan cepat melahap sejumlah rumah warga dan memicu kepanikan di lokasi kejadian.
Api terlihat berkobar di tengah rapatnya bangunan permukiman sehingga menyulitkan proses pemadaman. Warga sekitar berusaha menyelamatkan barang-barang berharga sambil menjauh dari titik kebakaran untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat menerima laporan kebakaran sekitar pukul 19.47 WIB setelah seorang warga mendatangi Pos Damkar Krendang untuk meminta bantuan. Petugas kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran dan 105 personel dikerahkan untuk menjinakkan api. Pada tahap awal, petugas mengirim tujuh unit mobil pemadam dengan 35 personel. Namun karena api terus membesar, pengerahan tambahan dilakukan hingga total mencapai 21 unit dan 105 personel.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan proses pemadaman dilakukan secara intensif mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk yang memiliki risiko perambatan api cukup tinggi.
Petugas berjibaku memadamkan api dari berbagai sisi permukiman untuk mencegah kobaran merambat ke bangunan lain. Setelah hampir satu jam penanganan, api dilaporkan berhasil dilokalisasi sehingga tidak semakin meluas ke area sekitar.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Selain itu, jumlah rumah yang terdampak maupun korban jiwa dan kerugian material akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian mengingat kawasan Tambora dikenal sebagai salah satu wilayah dengan permukiman padat di Jakarta Barat, sehingga potensi penyebaran api saat terjadi kebakaran relatif lebih cepat dibanding kawasan lainnya. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik maupun penggunaan peralatan elektronik di rumah. (LS)
