
Medan, Indotrans.web.id || – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Medan dan sekitarnya pada Kamis sore (28/5/2026) menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik, khususnya kawasan Simalingkar dan Deli Tua.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah ruas jalan sempat mengalami gangguan karena batang dan ranting pohon menutupi badan jalan. Kondisi itu membuat arus lalu lintas tersendat dan menyulitkan pengendara yang melintas di kawasan terdampak.
Informasi yang beredar di media sosial memperlihatkan beberapa pohon berukuran cukup besar tumbang akibat kuatnya hembusan angin yang terjadi bersamaan dengan hujan deras. Warga dan pengendara tampak berupaya menyingkirkan ranting pohon agar akses jalan dapat kembali dilalui.
Pengendara yang hendak melintas di kawasan Simalingkar, Deli Tua, maupun wilayah sekitar Medan Tuntungan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan dan potensi bahaya akibat pohon tumbang maupun dahan yang masih rawan patah.
Cuaca ekstrem yang terjadi tidak hanya menyebabkan pohon tumbang. Di sejumlah wilayah Kota Medan, hujan deras dan angin puting beliung juga dilaporkan mengakibatkan kerusakan pada rumah warga serta fasilitas umum. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, sedikitnya beberapa rumah di kawasan Medan Tuntungan mengalami kerusakan pada bagian atap akibat diterjang angin kencang.
Selain itu, cuaca buruk yang melanda Medan dan sekitarnya juga menyebabkan gangguan aktivitas masyarakat, termasuk genangan air di sejumlah titik serta tumbangnya papan reklame di kawasan Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Pancur Batu.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengingatkan adanya potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Kondisi tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer, termasuk fenomena belokan angin (shearline) yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diimbau menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan yang dinilai tidak kokoh saat hujan dan angin kencang berlangsung. (LS)
