Deli Serdang – Indotrans.web.id.// – Plt PC 0202 KB FKPPI Deli Serdang, Hanafi Maksum membantah keras tudingan adanya keterlibatan FKPPI terkait peristiwa insiden tewasnya Doni Pacek, salah satu kader Pemuda Pancasila di Tanjung Morawa,.
Hanafi mengatakan keluarga besar FKPPI menyayangkan narasi yang beredar di media sosial yang mengaitkan FKPPI terlibat di dalamnya, bahkan tidak tau menahu soal insiden berdarah tersebut oleh sebab itu, kami mendorong kepolisian mengusut tuntas peristiwa yang terjadi dan menangkap aktor intelektualnya.
“Kami dari keluarga besar FKPPI, mengucapkan turut berduka cita atas adanya korban yang ada di sana. Saya sampaikan bahwa keluarga besar FKPPI tidak ada sangkut paut dalam kejadian tersebut,” ucapnya, Rabu (21/10/2026).
Lebih lanjut , Hanafi mengaku secara pribadi telah mengucapkan belasungkawa langsung ke beberapa pengurus PP Deli Serdang. “Saya juga menelepon beberapa pengurus PP mengucapkan bela sungkawa. Jadi jangan diharapkan PP versus FKPPI. Saya tegaskan itu tidak benar berharap kepolisian menangkap seluruh yang terlibat hingga ke akar-akarnya. “Kami meminta kepada penegak hukum supaya kasus ini diusut tuntas. Kami sangat mendukung kepolisian menangkap seluruh yang terlibat hingga ke akar-akarnya, dan sangat mendukung,”ungkapnya
Hanafi juga mengajak seluruh keluarga besar FKPPI dan PP untuk menahan diri dan menjaga kondusifitas keamanan di Deli Serdang yang merupakan tanggung jawab bersama sesama organisasi maupun masyarakat.
” kita harapkan masyarakat Kabupaten Deli Serdang merasa nyaman, dan kita himbau kawan dan rekan rekan Pemuda Pancasila, mari ayo kita sama-sama menjaga Kamtibmas,” ujarnya.
Selain itu, Hanafi juga mengimbau masyarakat untuk tidak memperkeruh suasana melalui unggahan di media sosial. Pihaknya , dan terkait peristiwa tersebut , kami akan melakukan pembahasan internal dan upaya hukum soal penyebaran informasi yang mengaitkan FKPPI dalam peristiwa tersebut.
“Pengurus daerah akan berdiskusi, akan kita kumpulkan bagaimana untuk menindak lanjuti. Saya minta kepada kawan-kawan di media sosial bahwa ayo kita jaga, kita jaga keamanan, kita jaga ketertiban, karena supaya bisa lebih kondusif,” pungkas nya. (IT.07)
