Nasional Transportasi
Beranda » Blog » 420 Penumpang Selamat, 16 Orang Dirawat Akibat Terbakarnya KMP Batumandi Di Pelabuhan Merak Banten

420 Penumpang Selamat, 16 Orang Dirawat Akibat Terbakarnya KMP Batumandi Di Pelabuhan Merak Banten

Kapal penumpang terbakar di dekat Pelabuhan Merak. ( Dok Polda Banten )
Kapal penumpang terbakar di dekat Pelabuhan Merak. ( Dok Polda Banten )

Banten – Indotrans.web.id //- Sebanyak 420 penumpang selamat atas kejadian terbakarnya KMP Batumandi di perairan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026). Sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Corporate Secretary ASDP Windy Andalesa mengatakan, proses evakuasi berlangsung setelah KMP Batumandi terbakar. Saat itu, kapal dalam proses alun sandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.

”Hingga saat ini, proses penanganan insiden masih berlangsung oleh petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta kepolisian. ASDP terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas pelabuhan dan instansi terkait,” tuturnya secara tertulis, di Jakarta, Selasa (20/10/2026)

Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea mengatakan, berdasarkan informasi sementara dari PT ASDP Indonesia Ferry, tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Penumpang yang mengalami luka telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.

“Untuk kondisi penumpang, berdasarkan informasi sementara dari ASDP, tidak ada korban meninggal dunia,” kata Maruli, Rabu (21/10/2026).

Rupiah Melemah ke Rp18.076 per Dolar AS, Ini Prediksi Analis

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten Yogie Nugraha mengatakan, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa dalam terbakarnya KMP Batumandi. Prioritas utama saat ini memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dievakuasi selamat.

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan, sebanyak 16 orang sempat mendapatkan penanganan medis akibat kebakaran KMP Batumandi. Rinciannya, 11 orang ditangani di Puskesmas Pulomerak dan lima orang di Rumah Sakit Krakatau Medika.

Pemerintah Provinsi Banten terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penumpang yang membutuhkan pelayanan kesehatan mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.

Andra juga mengapresiasi bantuan warga dan nelayan di sekitar Merak yang turut membantu proses evakuasi, termasuk menyelamatkan bayi dan anak-anak dari kapal yang terbakar.

Menurutnya, respons cepat masyarakat tersebut mencerminkan kepedulian dan solidaritas sosial dalam menghadapi situasi darurat.

IHSG Dibuka Naik 0,18% ke 5.397, Investor Pantau Sentimen Global

Berdasarkan keterangan kepolisian, KMP Batumandi mengangkut 89 unit kendaraan saat insiden terjadi. Dari total 420 orang di atas kapal, sekitar 393 orang berada di dalam kendaraan, sedangkan sisanya merupakan penumpang pejalan kaki.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.34 WIB. Lokasi kapal saat terbakar berada sekitar 700 meter dari Dermaga 6 atau Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

Proses evakuasi dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang dapat meninggalkan kapal dan memperoleh bantuan yang diperlukan.

Polda Banten masih menyelidiki penyebab kebakaran KMP Batumandi. Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai pemicu insiden tersebut.

Maruli meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai kronologi kejadian.

Prabowo Target Kredit Kerakyatan Rp400 Triliun pada 2027, Ini Skemanya

“Untuk kronologi lengkap dan penyebab kebakaran, kami mohon masyarakat bersabar. Nantinya akan ada tim yang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya. ( Anggi )

 

× Advertisement
× Advertisement