
Deli Serdang, Indotrans.web.id || – Momentum penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 di Kecamatan Beringin dan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, diwarnai dugaan persaingan yang tidak sehat antar sejumlah sekolah swasta. Dugaan tersebut mencakup kampanye negatif terhadap sekolah lain hingga pemberian insentif kepada calon peserta didik.Selasa (1/7/2026)
Rahmad ST, Kepala sekolah swasta dikecamatan beringin,mengatakan sekolah yang dipimpinnya beberapa kali menjadi sasaran informasi negatif selama proses penerimaan siswa baru.
“Berbagai isu yang tidak benar tentang sekolah kami terus beredar. Namun kami memilih tetap fokus meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Rahmad
Menurut Rahmad, meskipun menghadapi berbagai isu tersebut, jumlah peserta didik baru di sekolahnya tetap memenuhi target berkat kepercayaan masyarakat.
Sementara itu, Eva, seorang guru di Kecamatan Pantai Labu, mengaku menemukan dugaan praktik persaingan yang dinilai tidak sehat. Ia menyebut salah seorang calon peserta didik yang sudah mendaftar disekolahnya mendapat bujukan dari oknum guru.
Menurut Eva, bujukan tersebut tidak hanya berupa keringanan biaya pendidikan, tetapi juga disertai pemberian uang tunai sebesar Rp200.000. Selain itu, ia juga mengklaim terdapat upaya menyampaikan informasi yang merugikan nama baik sekolahnya kepada calon peserta didik.
Sejumlah kalangan menilai, apabila dugaan praktik tersebut benar terjadi, hal itu berpotensi mencederai prinsip persaingan yang sehat dalam dunia pendidikan. Sekolah diharapkan bersaing melalui peningkatan kualitas pembelajaran, prestasi peserta didik, serta pelayanan pendidikan, bukan melalui cara-cara yang dapat menimbulkan persaingan tidak sehat.
(P2BMI-Sopian)
