Perlakuan Israel terhadap Relawan Global Sumud Flotilla Tuai Kecaman Internasional

Ket/Foto : Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, menuai Kecaman internasional usai beredarnya video penahanan relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla.

Jakarta, Indotrans.web.id || Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, menuai sorotan internasional usai beredarnya video penahanan relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) atau Sumud 2.0 di Pelabuhan Ashdod, Israel.

Dalam video yang viral di media sosial, sejumlah relawan terlihat diperlakukan secara keras oleh aparat bersenjata Israel setelah armada bantuan kemanusiaan mereka dicegat saat hendak menuju Gaza. Rekaman tersebut memperlihatkan beberapa relawan dipaksa berlutut dengan tangan terikat ke belakang, sementara sebagian lainnya tampak diseret oleh petugas keamanan.

Salah satu video juga memperlihatkan seorang relawan perempuan diduga dijambak saat proses penahanan berlangsung. Di tengah situasi tersebut, Itamar Ben-Gvir terlihat berada di lokasi sambil mengibarkan bendera Israel dan mengunggah video dengan tulisan “Welcome to Israel.”

Aksi tersebut memicu kritik luas dari berbagai pihak, termasuk pejabat Israel sendiri. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa’ar, disebut mengecam tindakan Ben-Gvir karena dinilai mempermalukan citra Israel di mata dunia internasional.

Diketahui, sekitar 430 relawan Global Sumud Flotilla ditahan setelah kapal kemanusiaan mereka dicegat di perairan internasional. Di antara para relawan tersebut terdapat sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang hingga kini masih dalam proses penanganan otoritas setempat.

Pemerintah Indonesia sebelumnya telah menyampaikan kecaman atas penahanan para relawan dan terus melakukan langkah diplomatik guna membebaskan seluruh WNI yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut. Video-video dari Ashdod kini terus beredar luas dan menjadi sorotan publik internasional terkait perlakuan aparat terhadap peserta misi bantuan kemanusiaan menuju Gaza. (LS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights