Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Sebutkan Targetkan  Ekonomi Nasional Rp 110 T Diakhir 2025

 

Jakarta. Indotrans.Web.Id ||– Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan Pemerintah menargetkan total ekonomi nasional hingga Akhir 2025 diharapkan  mencapai Rp, 110 triliun. Hal itu dapat tercapai dan diharapkan terealisasi melalui berbagai program diskon nasional yang digelar baik di pusat perbelanjaan maupun melalui platform daring” terdapat sejumlah program yang disiapkan untuk mendorong capaian tersebut, mulai dari Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), program diskon ritel di pusat perbelanjaan, hingga kampanye Belanja di Indonesia Aja” (BINA Indonesia) yang dilaksanakan serentak di berbagai mal “ . Kata Airlangga saat Peninjauan kesiapan WFA di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, yang dihadiri oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja, serta Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah

Dengan rangkaian program diskon tersebut, pemerintah berharap konsumsi masyarakat dapat meningkat dan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2025.“Kegiatan ‘Belanja di Indonesia Aja’ yang digelar Hippindo (Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia) di seluruh mal menargetkan transaksi Rp30 triliun sampai 4 Januari 2026 dan Harbolnas sudah mencapai Rp35 triliun. Jadi sampai akhir tahun kita targetkan Rp110 triliun dibelanjakan,” ujar Airlangga (dikutip dari Antara, Sabtu 27/12/2025).

Airlangga menyebutkan, potongan harga yang ditawarkan di sejumlah toko bahkan dapat mencapai 50 persen, ditambah diskon tambahan hingga 25 persen serta cashback hingga 10 persen, sehingga diharapkan mampu meningkatkan minat belanja masyarakat.

Selain mengandalkan konsumsi domestik, Airlangga juga menyoroti peran sektor pariwisata dalam mendorong belanja. Ia menilai wisata belanja menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara.“Khususnya wisatawan Malaysia yang kerap memadukan kunjungan wisata dengan belanja dan penggunaan kereta cepat Whoosh,” kata dia.

Lebih lanjut, Airlangga menekankan bahwa pusat perbelanjaan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang konsumsi, tetapi juga memiliki peran ekonomi yang lebih luas. Pemerintah mendorong mal agar menjadi ruang produktif, termasuk bagi pekerja ekonomi gig, serta dapat mengakomodasi penerapan konsep Work From Anywhere (WFA). ( Anggi Saputra , Perwakilan Jawabarat )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights