KM Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 1 Penumpang Tewas, 131 Orang Dievakuasi

ket/foto : KM Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok, kawasan Sekotong, Lombok Barat, NTB, Rabu (12/8/2026). Kebakaran terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Lembar menuju Padangbai, Bali

Lombok Barat, Indotrans.web.id – Kapal penyeberangan KM Putri Yasmin mengalami kebakaran saat berlayar dari Pelabuhan Lembar, Lombok, menuju Pelabuhan Padangbai, Bali, Rabu (12/8/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.20 WITA di perairan Selat Lombok, kawasan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Berdasarkan data awal, terdapat 131 orang di dalam kapal, terdiri dari 114 penumpang dan 17 awak kapal. Dalam insiden tersebut, satu penumpang dilaporkan meninggal dunia.

Begitu menerima laporan kebakaran, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Sejumlah kapal yang berada di sekitar perairan Selat Lombok juga dikerahkan untuk membantu proses penyelamatan dan evakuasi para penumpang.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan pihaknya mengerahkan sejumlah armada, di antaranya KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB). Tim SAR juga berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk mempercepat proses evakuasi.

Dalam proses penyelamatan, KMP Portlink II turut membantu mengevakuasi penumpang. Sebanyak 33 penumpang berhasil dibawa menggunakan KMP Portlink II menuju Pelabuhan Padangbai, Bali.

Selain Portlink II, sejumlah kapal lain juga dilaporkan ikut membantu operasi penyelamatan, di antaranya KMP Muryati, MT Debby, dan MT Yello Park. Evakuasi dilakukan secara bertahap karena kondisi di lokasi masih membutuhkan penanganan.

Kepala KSOP Lembar Syamsurizal mengatakan titik evakuasi dibagi menjadi dua lokasi, yakni Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dan Pelabuhan Padangbai di Bali. Para penumpang yang berhasil diselamatkan diarahkan ke pelabuhan terdekat sesuai kondisi dan kapal yang melakukan evakuasi.

“Sebagian dibawa ke Padangbai, sebagian ke Lembar,” ujar Syamsurizal.

Operasi penyelamatan juga dipantau melalui sistem komunikasi dan pemantauan pelayaran dari SROP Padangbai serta SROP/VTS Lembar. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi dapat membantu proses pertolongan.

Satu Penumpang Dilaporkan Meninggal Dunia

Dalam perkembangan sementara, satu penumpang dilaporkan meninggal dunia setelah berhasil dievakuasi. Sementara itu, proses pendataan terhadap seluruh penumpang dan awak kapal masih dilakukan oleh petugas.

Tim SAR bersama unsur terkait terus memastikan seluruh orang yang berada di dalam kapal dapat dievakuasi dengan aman. Informasi mengenai kondisi korban lainnya masih menunggu pembaruan resmi dari pihak berwenang.

Peristiwa ini juga mendapat perhatian karena terjadi saat kapal tengah menjalankan rute penyeberangan antarpulau yang menghubungkan Lombok dan Bali.

Kapal Disebut Telah Jalani Pemeriksaan Keselamatan

Sementara itu, KSOP Lembar menyatakan KM Putri Yasmin telah menjalani pemeriksaan keselamatan sebelum berangkat. Namun, pemeriksaan tersebut tidak serta-merta menjelaskan penyebab munculnya kebakaran.

Hingga kini, penyebab kebakaran KM Putri Yasmin masih dalam penyelidikan. Petugas masih mengumpulkan informasi dan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui titik awal api serta faktor yang menyebabkan kebakaran. Proses evakuasi dan penanganan di lokasi masih berlangsung. Pihak berwenang juga terus memperbarui data mengenai jumlah penumpang yang telah berhasil diselamatkan serta kondisi para korban.

Catatan: Data jumlah penumpang, awak kapal, korban meninggal, dan proses evakuasi dapat berubah sesuai hasil pendataan serta pembaruan resmi dari tim SAR dan pihak berwenang.

LS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights