
Medan , Indotrans.Web.Id .|| Dengan Linangan Air Mata R Br Tarigan mendatangi Kantor Pengacara JB Partner yang ber,Alamat di Bundaran Simpang Pos Medan selas 12/5/2026
Kedatangan R. Br Tarigan warga Desa Lae Renun Bts Lau Balang Kab Dairi , dengan wajah lelah dia mendatangi Jauli Manalu SH ,yang menjadi penggerak Kantor Pengacara JB Partner , dan segera disambut hangat oleh pengacara yang sedang menjadi Pehatian pencari keadilan di kota Medan.
Dengan terisak dan emosional R BR Tarigan mencerikan kejadian yang dialaminya dikampung halaman yang telah ditempatinya selam puluhan tahun
Kejadian yang menimpa wanita ini , yaitu kebun yang sudah di usahainya selama puluhan tahun , tiba tiba ingin direbut , bahkan tanaman yang ada didalamnya dirusak katanya sedih
Akibat perbuatan oknum tersebut, R, Br Tarigan membuat laporan polisi ke Polsek Tanah pinem dengan Nomor LP 8/18/Vll/2024/SPKT Polsek Tanah Pinem /Polres Dairi/Polda Sumut 11 juni 2024, sekaligus memohon perlindungan kepada pihak kepolisian

Kendatipun pengaduan tersebut sudah berjalan hampir 2 Tahun, namun kasus yang menimpanya tidak berjalan , bahkan kepolisian Polsek Pinem maupun Polres Dairi . sepertinya mempeti es kan kasus ini Kata R Br Tarigan Kepada Jauli Manalu SH
Menurut Jauli Manalu SH , persoalan yang menimpa R Br Tarigan adalah persoalan yang mudah , namun entah mengapa kasus ini menjadi mengambang , tutur Jauli
Lebih Lanjut , kasus ini akan berupaya membantu R, Br Tarigan dan memperjuangkanya sampai Ke Ka. Polda Sumatera Utara , atau Irwasum Polri , bahkan bila perlu akan diadukannyan Kekapolri ’, supaya tidak terulang lagi persolan seperti yang dialami R Br Tarigan Tegas Jauli ke Indotrans
“ Terus terang saja , saya sebagai pengacara merasa salut kepada R Br Tarigan , yang tetap berjuang untuk menyekolahkan Anaknya yang sedang berkuliah di Medan “ katanya Jauli
Diingatkannya agar semua perangkat kepolisian untuk dapat menjadi pelindung dan pengayom Masyarakat , sebab mereka lahir dari rakyat , jangan mempermainkam Hukum apalagi bagi Petani , yang kehidupanya hanya bercocok tanam tegas Jauli,
