Siaran Pers Badan Komunikasi Pemerintah Sebutkan  6 Jembatan di Aceh Rampung , 12 Yang Lain Dalam Proses

Jakarta , Indotrans Web.Id || – Menurut siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, enam jembatan di Aceh telah Rampung dikerjakan.

Keenam jembatan tersebut berada di lima titik di Kabupaten Bireuen dan satu titik lagi di Kabupaten Bener Meriah. Lima jembatan di Bireuen tersebut , yakni Jembatan Teupin Mane yang menghubungkan ruas jalan Bireuen-Bener Meriah-Takengon. Lalu, Jembatan Teupin Reudeup menghubungkan ruas jalan Bireuen-Lhokseumawe. Berikutnya, Jembatan Jeumpa/Cot Bada menghubungkan ruas jalan Peudada yang menembus ke Bireun. Selanjutnya, Jembatan Matang Bangka menghubungkan jalan Gampong Matang Bangka dan Matang Teungoh. Terakhir, Jembatan Kutablang sudah menunjukkan progres signifikan 98 persen, menghubungkan ruas jalan Bireuen-Lhokseumawe.

Sementara itu, di Bener Meriah titik yang sudah rampung 100 persen adalah Jembatan Weh Pase. Jembatan ini menghubungkan ruas jalan Aceh Utara-Bener Meriah.

Namun masih di kerjakan dengan cepat 12 jembatan bailey lainnya dan terus dikebut pemerintah demi membuka akses darat di wilayah terdampak bencana.

12 titik tersebut adalah Jembatan Beutong Ateuh (Nagan Raya), Panton Nisam (Aceh Utara), Jeurata (Aceh Tengah), dan Wehni Rongka (Bener Meriah). Lalu, Jembatan Timang Gajah (Bener Meriah), Box Culvert Lampahan (Bener Meriah), Jamur Ujung (Bener Meriah), Titi Merah (Aceh Tengah), Lenang (Aceh Tengah), Jambo Masjid (Lhokseumawe), Bener Kelipah (Bener Meriah), dan Bener Pepayi (Bener Meriah).

Hingga Sabtu (27/12/2024).Berdasarkan data Kementerian PUPR, pemulihan sektor darat masih difokuskan pada perbaikan ruas jalan dan jembatan yang sempat terputus.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan percepatan pembukaan akses darat sangat krusial untuk memastikan kelancaran distribusi barang, alat berat, dan bantuan logistik.

Dengan terbukanya aksesibilitas transportasi pada pengujung tahun, pemerintah berharap proses pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat pada awal 2026 dapat berjalan lebih cepat dan signifikan. “Diharapkan arus orang, barang, alat berat, dan logistik dapat berjalan lancar, sehingga proses pemulihan pada awal tahun dapat berlangsung lebih cepat dan signifikan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, belum lama ini

( Anggi Saputra ,Perwakilan Jakarta )

Dikutip dari Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights