Kompol Edison Kapolsek Cileungsi  Kab Bogor Bongkar Praktek Kegiatan Aborsi

Ket : Kantor Polsek Cileungsi

Bogor .Indotrans Web.Id || – Bermula dari komunikasi sesama kapolsek yakni Kompol Bambang Kapolsek Ciputat yang  menginformasikan ada sepasang sejoli yang berencana melakukan pengguguran kandungan ( aborsi ) diwilayah  Cileungsi

Rencana pengguran kandungan pasangann sejoli ini akan dilakukan di Jalan Raya Puncak, Desa Cipayung Datar Kecamatan Megamendung, kawasan Puncak.

Untuk menindak lanjuti informasi tersebut , Kompol Edison membentuk tim gerak cepat , dan terukur lalu menugaskan anggota Polwan Cileungsi menyamar menjadi Dokter dan Kompol Edison sendiri berpura pura menjadi Pasien

Untuk menepis kecurigaan sepasang sejoli ini, anggota Polwan Cileungsi  yang berpura pura menjadi Dokter ini melakukan komunikasi menghubungi ber inisial A , namun dicurigai sehingga tidak bersedia berhubungan karena A mencurigainya

Namun dengan tidak patah arang , kemudian Kompol Edison melakukan cara lain dan tak ingin kehilangan jejak , sehingga dilakukan dengan cepat dan tidak dicurigai , dan menghubungi salah satu praktik dokter kandungan dan berhasil menggagalkan niat untuk pengguguran kandungan tersebut.
Dari proses pemeriksaan, pasangan  sejoli ini masih berstatus pacaran , namun telah  melakukan hubungan , dan akibatnya siwanita mengandung berusia 3 bulan  menuju 4 bulan sehingga berniat menggugurkannya.
“Mereka sebelumnya mendatangi dokter di wilayah Cibogo, namun dokter tersebut menolak melakukan aborsi dan hanya menyarankan pemeriksaan kehamilan saja ,

Dari pemeriksaan, rencana aborsi atas permintaan orang tua Perempuan , yang tidak menyetujui hubungan putrinya dengan pasangan laki lakinya sehingga meminta pasangan ini menggugurkan dan meminta mereka berpisah karena menganggap laki laki pasangannya tidak sanggup bertanggung jawab mnghidupi putrinya .

Untuk memenuhi keinginan orang tua si Perempuan , pasangan sejoli tersebut sempat membeli dan mengonsumsi obat Misoprostol, namun obatnya  tidak menimbulkan reaksi
Melalui pendekatan dialog dan kemanusiaan, Kompol Edison memberi ruang pembicaraan agar kehamilan tidak digugurkan, dan mencegah terjadinya pelanggaran hukum dan juga membahayakan keselamatan janin, mendamaikan kedua belah pihak dengan memanggil orang tua kedua belah pihak dan dilakukan mediasi.

Melalui pendekatan dialog dan kemanusiaan, Kompol Edison memberi ruang pembicaraan agar kehamilan tidak digugurkan. Mediasi itu berujung pada kesepakatan bersama untuk mempertahankan kandungan. Pihak laki-laki menyatakan kesediaannya bertanggung jawab dan merawat bayi tersebut hingga lahir. “Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat perjanjian yang disaksikan keluarga dan kepolisian sebagai bentuk komitmen demi keselamatan dan masa depan anak yang dikandung,”  kata Kompol Edison

(Anggi Saputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights