
Medan , Indotrans .Web.Id || – Kepiluan hati keluarga Jonres Sinaga kembali disuarakan oleh Jauli Manalu SH , Pengacara keluarga Jonres Sinaga, yang memohon atensi Kapolri RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo “ kita berharap Pak Kapori memberikan perhatiannya terkait kasus yang menimpa jonres sinaga yang diduga korban pembunuhan berencana di Kab Simalungun Sumatera Utara , ungkap Jauli Manalu SH dikantornya kamis 6/11/2025
Kasus ini sudah saya tangani sejak 8 bulan yang lalu dan saya sudah mempelajari kasus ini yang menimbulkan riak pertanyaan , dan menurut analisa saya ,sesuai dengan investigasi bersama keluarga korban dan dukungan informasi masyarakat setempat , ” saya menduga terjadi pembunuhan berencana , dan anehnya Polres Simalungun yang menjadi wilayah kasus ini, sepertinya tidak bergerak , walaupun sudah saya beberkan beberapa bukti yang menguatkan bahwa Jonres adalah Korban Dugaan Pembunuhan berencana Lanjut Jauli
Lebih lanjut disebutkan Jauli Manalu, Karena kurangnya kepedulian Polres Simalungun , dan indikasi beberapa kejanggalan terkait proses pengungkapan kasus dugaan Pembunuhan berencana ini, membuat saya ber inisiatif mengadukannya ke Polda Sumut dan bersurat kepada Karo Wasidik dan Propam , namun sampai sekarang belum ada titik terangnya .sambungnya
Menurutnya kasus ini menjadi pelik , karena ada dugaan penghambatan dari pihak tertentu, sehingga terkesan di petieskan , padahal kronologis kejadian mudah ditelusuri ungkap Jauli .
Kita yang sayang akan nyawa manusia seharusnya dapat melihatnya dari sisi kemanusiaannya , betapa menderitanya batin anak , istri dan keluarganya, terkait kasus ini , dan juga beban moral bagi mereka , karena itulah saya akan terus berjuang mencari keadilan bagi Jonres Sinaga dan keluarganya , bahkan sampai ke Presiden dan DPR RI Komisi III saya akan meminta atensinya , dan saya sebagai ketua CAKEP ( Cahaya Kemenangan Prabowo) Sumatera Utara tetap berjuang untuk rakyat yang terzolimi kata Jauli.
Kronogis Pembunuhan , menurut keluarga korban terjadi pada malam hari , karena bermula diajak kawannya , lalu paginya sudah tergeletak meninggal di sebuah arena kebun masyarakat , dan kemudian di evakuasi dan selanjuyan penanganannya kasusnya dilakukan Polsek Tanah Jawa lalu Polres Simalungun , dan anenya sampai sekarang SP2HP nya belum diterima Kuasa Hukum korban yaitu Jauli Manalu SH .
Menurut Jauli Manalu , dirinya sudah melayangkan surat kepada Poldasu Cq Karowasidik , bahkan ke institusi tertinggi Polri yakni MABES POLRI Cq Irwasum Polri namun sampai sekarang belum juga ada titik terangnya kasus ini , bahkan sejak 8 bulan lalu secara simultan saya ajukan , namun titik terangnya sampai sekarang nol besar kata Jauli Heran ( GS)
