Bupati Samosir dan Kepala BKN Regional VI Kompak Reformasi Birokrasi, UNPRI Perkuat Pendidikan dan Kompetensi ASN

Photo : Bupati Samosir Vandika T Gultom/ Sekda , dan Perwakilan Kanreg BKN Reg 4  Dr  Janry Simanungkalit , dan Perwakilan UNPRI  Dr Aremi Tarigan M.Ak

Samosir, Indotrans.web.id.||- Bupati Kabupaten Samosir Vandiko T. Gultom menyambut baik penerapan Manajemen Talenta bagi Aparatur Sipil Negara ( ASN) Kabupaten Samosir. Dengan Manajemen Talenta menempatkan ASN berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas.

 Hal tersebut dikatakan Bupati Samosir dalam acara jamuan makan siang bersama Kepala BKN Kantor Regional VI Medan Dr. Janry Simanungkalit S.Si., M. Si dan rombongan Tim Education Consultan UNPRI di rumah dinas Bupati Samosir usai acara Sosialisasi Manajemen Talenta yang digelar bersama Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional VI Medan di Aula AE Manihuruk, Pangururan, Selasa 10 Februari 2026.

Photo ,: (ist)

Kegiatan Sosialisasi Manajemen Talenta dengan Narasumber

Kepala Kanreg VI BKN Medan Dr. Janri H.U.P. Simanungkalit, S.Si., M.Si. yang dihadiri Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, SH, MM., Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, SP, M.Si., Asisten Umum Arnol Sitorus, SH., Plt Kepala BKPSDM Saut Manihuruk, S.Pd., serta para pejabat Eselon II dan ASN se-Kabupaten Samosir.

Dalam acara tersebut Dr. Janri H.U.P. Simanungkalit, S.Si., M.Si. memaparkan konsep inti Manajemen Talenta secara tegas dan sistematis. Ia menekankan pemetaan kompetensi menyeluruh, pembentukan talent pool nasional, promosi berbasis skor kinerja, serta integrasi data ASN secara digital.

ASN dengan nilai 7, 8, dan 9 diprioritaskan untuk pengembangan karier. Seleksi dilakukan objektif. Tidak ada lagi ruang kedekatan personal.

“Jabatan tidak lagi ditentukan kedekatan. Semua murni kompetensi dan rekam jejak kerja. Ini prinsip sistem merit,” ujarnya di hadapan peserta.

Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk dalam sambutannya mengatakan menyambut baik isi kebijakan program Manajemen Talenta tersebut. Menurutnya, sistem merit akan mendorong disiplin, produktivitas, dan persaingan sehat di lingkungan birokrasi.

“Kita ingin birokrasi profesional. Setiap ASN harus berada di posisi yang tepat dan terus meningkatkan kapasitas diri,” tegas Ariston.

Kegiatan Sosialisasi juga dirangkai dengan penyerahan Perjanjian Kerja Sama ( PKS) antara Universitas Prima Indonesia dan Pemkab Samosir di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang sebelumnya sudah ditandangani kedua belah pihak .

Rektor Universitas Prima Indonesia, Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes.,

diwakili Tim Education Consultant Dr. Aremi Tarigan, M.Ak dan Dr. Rafael Ginting, M.KM. menyatakan

PKS berisikan perjanjian kerjasama pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat antara UNPRI dan Pemkab Samosir.

Dikatakan Dr.Aremi Tarigan bahwa Kerja sama membuka peluang studi lanjut dan pelatihan kompetensi di UNPRI bagi ASN Kabupaten Samosir.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang.

SDM unggul adalah kunci kemajuan daerah.

ASN berkompetensi adalah fondasi birokrasi modern,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya UNPRI yang sudah Terakreditasi Unggul mengundang ASN Kabupaten Samosir untuk bergabung dan melanjutkan studi S1, S2, dan S3 di UNPRI sebagai bagian dari penguatan manajemen talenta dan pembangunan Kabupaten Samosir ,” kata Dr. Aremi Tarigan yang juga Dosen Pasca Sarjana di UNPRI Medan.

Seusai rangkaian sosialisasi, Bupati Samosir menjamu makan siang Kepala BKN Regional VI Dr. Janry Simanungkalit beserta rombongan dan tim UNPRI Medan.

Acara jamuan makan siang berlangsung di Rumah Dinas Bupati, Jl. Danau Toba No. 1, Pangururan. Suasana berlangsung hangat dan produktif. Diskusi berlanjut secara terbuka.

Momentum itu dimanfaatkan untuk membahas tindak lanjut implementasi Manajemen Talenta dan peningkatan kualifikasi pendidikan ASN. Bupati Samosir Vandiko Gultom secara langsung meminta UNPRI kembali hadir menggelar sosialisasi lanjutan serta pendampingan akademik.

“Kami ingin ASN terus belajar untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan. Pendidikan harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar formalitas,” kata Bupati Vandiko Gultom

Kolaborasi antara pemerintah daerah Samosir, BKN, dan perguruan tinggi menunjukan Reformasi Birokrasi tidak berhenti pada wacana. Kompetensi diperkuat dan Pelayanan publik diharapkan lebih cepat, tepat, dan berkualitas.

( Eben)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights