‎Gangguan Air PDAM Tirtanadi, Dugaan Penyebab Berbeda dengan Penjelasan Resmi

Ket/Foto : Warga terdampak gangguan distribusi air PDAM Tirtanadi yang terjadi sejak 9 Juni 2026 di sejumlah wilayah Kota Medan.

Medan, Indotrans.web.id || – Ribuan pelanggan PDAM Tirtanadi di Kota Medan mengeluhkan terhentinya pasokan air bersih sejak 9 Juni 2026.

‎ Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga usaha kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan air.

‎Melalui akun Instagram resmi @tirtanadiprovsu, Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Ardian Surbakti, menjelaskan bahwa gangguan distribusi air terjadi akibat kerusakan peralatan operasional yang dipicu pemadaman listrik (blackout) beberapa waktu lalu.

‎Ia menyebut penghentian layanan air minum diperkirakan berlangsung selama dua hari dari tanggal 9 Juni 2026 ini.

‎Namun, hasil penelusuran Indotrans di lapangan menemukan adanya informasi berbeda yang memunculkan tanda tanya terhadap penjelasan resmi tersebut.

‎Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa penyebab utama gangguan distribusi air diduga bukan semata-mata kerusakan mesin operasional, melainkan adanya permasalahan pada pecahnya pipa induk berdiameter besar di kawasan Delitua.

‎Jika informasi tersebut benar, maka publik berhak mengetahui penyebab sebenarnya secara transparan.

‎Sebab, gangguan layanan air bersih yang berdampak luas bukan persoalan sepele dan menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

‎Kondisi ini memunculkan kritik terhadap manajemen PDAM Tirtanadi.

‎Di tengah keluhan pelanggan yang terus berdatangan, masyarakat membutuhkan informasi yang jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan penjelasan yang berpotensi menimbulkan kebingungan.

‎Sebagai perusahaan daerah yang mengelola layanan publik vital, PDAM Tirtanadi dituntut terbuka kepada masyarakat terkait penyebab gangguan, langkah penanganan, serta kepastian waktu normalisasi distribusi air.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari PDAM Tirtanadi terkait informasi yang berkembang mengenai dugaan pecahnya pipa induk tersebut.

‎Warga berharap manajemen PDAM Tirtanadi tidak hanya fokus pada pemulihan layanan, tetapi juga memberikan penjelasan yang transparan agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga.

(MR. Poerba)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights