Final Liga Champions 2026, Bentrokan Suporter PSG dan Arsenal Warnai Suasana Kota Tuan Rumah

Ket/Foto : Sejumlah suporter PSG dan Arsenal terlibat kericuhan di kawasan pusat kota menjelang pertandingan final Liga Champions 2026, sehingga aparat keamanan meningkatkan pengamanan di berbagai titik strategis.

Jakarta, Indotrans.web.id || – Suasana menjelang partai final UEFA Champions League 2026 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal di Budapest, Hungaria, diwarnai sejumlah insiden kericuhan yang melibatkan kelompok suporter kedua tim. Bentrokan yang terjadi di beberapa titik pusat kota menjadi perhatian publik setelah rekaman video dan foto-fotonya beredar luas di media sosial. Menurut laporan media internasional, bentrokan terjadi di kawasan hiburan dan pusat keramaian Budapest ketika sekelompok pendukung PSG dan Arsenal saling terlibat aksi saling lempar dan perkelahian. Aparat kepolisian setempat segera turun tangan untuk membubarkan massa dan mengamankan situasi guna mencegah kerusuhan yang lebih besar.

Pemerintah Hungaria bersama UEFA telah mengantisipasi potensi gangguan keamanan jauh sebelum pertandingan berlangsung. Sekitar 4.000 personel kepolisian dan petugas keamanan tambahan dikerahkan di berbagai titik strategis, termasuk kawasan fan zone, pusat transportasi, area wisata, serta sekitar Stadion Puskas Arena yang menjadi lokasi pertandingan final.

Otoritas keamanan juga memperketat pengawasan terhadap kelompok suporter yang dinilai berpotensi memicu gangguan ketertiban. Sejumlah patroli rutin dilakukan sepanjang hari, didukung pemantauan melalui kamera pengawas, drone, dan personel berpakaian sipil untuk mendeteksi potensi kerusuhan sejak dini.

Selain di Budapest, aparat keamanan Prancis juga meningkatkan kewaspadaan di Paris. Ribuan pendukung PSG memadati sejumlah lokasi publik untuk menyaksikan pertandingan melalui layar raksasa, termasuk di kawasan Parc des Princes dan Champs-Élysées. Pemerintah Prancis menyiagakan sekitar 22.000 personel keamanan di seluruh negeri guna mengantisipasi kemungkinan kericuhan yang pernah terjadi pada perayaan-perayaan besar sebelumnya.

Setelah PSG memastikan gelar Liga Champions melalui kemenangan adu penalti atas Arsenal, perayaan besar-besaran berlangsung di berbagai sudut Kota Paris. Mayoritas suporter merayakan kemenangan dengan damai, namun di sejumlah lokasi terjadi aksi vandalisme dan bentrokan dengan aparat keamanan. Polisi terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan kelompok-kelompok yang dianggap mengganggu ketertiban umum. Beberapa kendaraan dilaporkan dibakar, fasilitas publik mengalami kerusakan, dan ratusan orang diamankan selama rangkaian perayaan berlangsung.

Laporan terbaru dari otoritas Prancis menyebutkan ratusan orang ditangkap dalam operasi pengamanan yang dilakukan sepanjang malam. Sejumlah anggota kepolisian juga dilaporkan mengalami luka saat berupaya mengendalikan massa di beberapa titik keramaian. Meski demikian, pemerintah Prancis menegaskan bahwa sebagian besar pendukung PSG tetap merayakan kemenangan secara tertib dan damai. Kericuhan yang terjadi disebut hanya melibatkan kelompok tertentu yang memanfaatkan suasana euforia untuk melakukan tindakan anarkis.

UEFA bersama pihak keamanan setempat terus mengimbau para suporter agar menjaga sportivitas serta menghindari tindakan provokatif yang dapat memicu gangguan keamanan. Aparat juga memastikan pengamanan akan tetap dilakukan hingga seluruh rangkaian kegiatan pasca-final berakhir guna mencegah munculnya kerusuhan susulan.

Final Liga Champions 2026 sendiri berlangsung dramatis di Stadion Puskas Arena, Budapest. Arsenal sempat unggul lebih dahulu sebelum PSG menyamakan kedudukan. Pertandingan berakhir imbang hingga babak tambahan waktu dan akhirnya dimenangkan PSG melalui adu penalti, sekaligus mengantarkan klub asal Paris tersebut mempertahankan gelar juara Eropa mereka. (LS)

Video Kericuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights