
Deli Serdang , Indotrans.web.id.||- Kendati anaknya sudah meninggal LR seorang ibu rumah membawa anaknya yang masih Bayi berumur 3 minggu berinisial MD dibawa ke Puskesmas Batang Kuis Kab Deli Serdang , diduga hanya sekedar pura pura untuk mengelabui pihak petugas kesehatan.
Kejadian berawal pada hari Kamis tanggal 30 April 2026 sekira pukul 11.30 Wib LR sebagai ibu korban memberitahu tetangganya ber – inisial SR bahwa anaknya sudah meninggal karena sudah tidak bergerak , kemudian saksi SR menyarankan LR agar membawa anaknya ke puskesmas Batang Kuis .
Kemudian saksi SR dan kedua orangtua korban sampai di puskesmas dan dokter langsung memeriksa keadaan korban yang dilakukan oleh Dokter jaga di Puskesmas, setelah dilakukan pemeriksaan dokter jaga saat itu menerangkan kepada orang tua korban bahwa korban atau anak bayi tersebut sudah meninggal dunia.
Anehnya dalam pemeriksaan tersebut , dokter menemukan adanya bekas luka pada tubuh bayi yang baru berumur 3 minggu tersebut , yang diakibatkan oleh dugaan penganiayaan.
Mengetahui ada bekas luka dimungkinkan karena penganiayaan pada Bayi tersebut , kemudian pihak Puskesmas Batang kuis melaporkan ke Polsek terdekat atas temuan tersebut.
Saat personil Polsek tiba di Puskesmas ternyata bayi/korban tersebut telah dibawa pihak Pemerintah Desa setempat ke Mesjid yang dekat dengan Rumah tempat tinggal korban , dalam kondisi sudah di balut kain kafani yang siap untuk di Sholatkan.
Selanjutnya pihak Polsek membawa Jenazah bayi tersebut ke Puskesmas untuk di periksa oleh Inafis dan Unit PPA Sat Reskrim Polresta Deli Serdang
Atas adanya dugaan penganiayaan kepada korban yang masih diduga dilakukan LR dan ES, dan menghindari kejadian yang tidak diinginkan pihak Polresta Deli Serdang saat ini menitipkan LR dan ES ke rumah singgah Pemkab Deli Serdang (Dinas Sosial) di Kecamatan Beringin,
Saat dikonfirmasi kepada Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana S.IK, M.Si melalui Ps Kasat Reskrim AKP Marvel Ansanay menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan penyelidikan mendalam terhadap saksi-saksi , dan menunggu hasil pemeriksaan psikologis terhadap kedua orang tua korban yang diduga sebagai pelaku.
“Saat ini kita masih terus melakukan penyelidikan mendalam sambil menunggu hasil Autopsi Jenazah bayi dan masih dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter terhadap kondisi psikologi pelaku” katanya (IT.05).
