
Medan, Indotrans.web.id.|| – Di tengah keterbatasan lahan dan minimnya sorotan publik, SMAN 18 Medan justru berhasil menunjukkan jati dirinya sebagai sekolah yang mampu bersaing dan berprestasi.
Berlokasi di Jalan Wahidin No.55 C, sekolah ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 992 meter persegi—relatif kecil dibandingkan sekolah lain di Kota Medan.
Kondisi fisik yang terbatas membuat SMAN 18 Medan kerap luput dari perhatian masyarakat.
Bahkan, tak sedikit warga yang tidak menyadari keberadaan sekolah ini saat melintas di kawasan tersebut.
Namun, keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang untuk terus maju.
Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Dumpang Parluhutan, S.Pd., AIFO, AIFO-P, SMAN 18 Medan berhasil membuktikan bahwa kualitas pendidikan tidak ditentukan oleh luasnya fasilitas, melainkan oleh semangat, inovasi, dan kerja nyata.
Mengusung semangat bahwa “keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berinovasi, melainkan pemicu lahirnya solusi kreatif,” kepemimpinan yang visioner ini membuahkan hasil nyata.
58 Siswa Lulus SNBP, Prestasi Membanggakan
Prestasi gemilang ditorehkan dengan keberhasilan 58 siswa lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.
Angka ini setara dengan 53,21 persen dari total siswa secara keseluruhan, dan sebuah capaian yang patut diapresiasi.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa SMAN 18 Medan mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya, sekaligus mematahkan stigma negatif yang selama ini melekat.
“Kami percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari niat tulus dan kerja nyata,” ujar Dumpang Parluhutan dengan rendah hati.
58 siswa SMAN 18 ini lolos di berbagai PTN dengan rincian sebanyak 25 orang masuk di Universitas Sumatera Utara, 18 lulus di Universitas Negeri Medan, 5 di Politeknik Negeri Medan, 3 di Institut Teknologi Sumatera, masing-masing 2 di Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Jember.
Kemudian masing-masing satu siswa di Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya dan Universitas Veteran Yogyakarta.
Kolaborasi Jadi Kunci Sukses
Kepala sekolah juga menegaskan bahwa capaian ini tidak diraih secara instan. Dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting, mulai dari siswa, tenaga pendidik, komite sekolah, hingga rekan-rekan media yang terus memberikan motivasi dan masukan.
Semangat kolaborasi inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membangun kualitas pendidikan di SMAN 18 Medan.
Sosok Inspiratif untuk Generasi Muda
Figur Dumpang Parluhutan dinilai sebagai sosok pemimpin yang peduli terhadap pendidikan dan mampu menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa.
Dengan dedikasi dan komitmennya, ia berhasil membawa perubahan signifikan di lingkungan sekolah yang sebelumnya kurang diperhitungkan.
Ke depan, SMAN 18 Medan diharapkan terus mempertahankan bahkan meningkatkan prestasinya, serta menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan./
( MR. Purba)
