Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana Turun Tangan, Ketua PAC IPK Kec. Binjai Utara Jarot: Ini Bukti Polisi Hadir dengan Hati

Ket Photo : Kepolisian Binjai Bantu Masyarakyat

BINJAI, Indotrans.web.id.||– Di tengah operasi penertiban lalu lintas yang kerap identik dengan tindakan tegas dan penindakan pelanggaran, Kapolres Binjai, Mirzal Maulana, justru menunjukkan wajah berbeda kepolisian.

Saat arus kendaraan tersendat akibat sebuah becak bermotor (betor) mogok di badan jalan, AKBP Mirzal Maulana tidak hanya berdiri memberi instruksi. Ia turun langsung, memegang bagian belakang betor, dan ikut menyorongkannya ke tepi jalan bersama pengemudinya.

Langkah itu bukan sekadar membantu mengurai kemacetan. Itu adalah pesan kuat: polisi tidak hanya hadir untuk menilang, tetapi juga untuk menolong.

Aksi spontan tersebut menjadi sorotan warga. Di tengah citra aparat yang kerap dipandang kaku dan berjarak, momen itu terasa kontras. Seorang Kapolres dengan pangkat melati dua di pundak, memilih membumi dan menyatu dengan rakyat kecil.

Anggota DPRD Kota Binjai, T Matsyah, menilai tindakan itu sebagai bentuk kepemimpinan yang memberi contoh nyata.

“Keteladanan itu tidak lahir dari pidato, tapi dari tindakan. Apa yang dilakukan Kapolres Binjai adalah bukti bahwa kepolisian bisa hadir dengan hati,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PAC Ikatan Pemuda Karya Kecamatan Binjai Utara, Jarot, ketika dimintai pendapatnya terkait momen tersebut, menyampaikan apresiasi tegas.

Menurut Jarot, tindakan Kapolres Binjai menjadi contoh konkret bahwa aparat penegak hukum tidak berjarak dengan masyarakat kecil.

“Kami dari kalangan pemuda melihat ini sebagai kepemimpinan yang membumi dan berani memberi teladan. Ini bukan pencitraan, tapi tindakan nyata di lapangan. Polisi seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Di kalangan awak media, AKBP Mirzal Maulana juga dikenal komunikatif dan terbuka. Pendekatannya yang humanis dinilai menjadi warna baru dalam kepemimpinan di Polres Binjai—lebih dekat dengan masyarakat dan tidak alergi terhadap kritik maupun sorotan publik.

Catatan masyarakat, bahwa di tengah tantangan membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum, tindakan sederhana seperti ini menjadi pesan tegas bahwa kewenangan bisa dijalankan dengan empati dan keberanian untuk turun langsung.

Mendorong betor mungkin terlihat sepele. Namun bagi warga kecil yang ditolong di tengah jalan, itu adalah bukti nyata bahwa polisi hadir bukan hanya membawa aturan, tetapi juga membawa kepedulian.(
Heri Sutio/ Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights