
Medan, Indotrans.web.id.|| – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menyebutkan pentingnya partisipasi generasi muda yang memiliki kemampuan berinovasi, serta berkemauan memperbaiki kehidupan masyarakat dan mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Pesan tersebut disampaikannya pada pemateri kegiatan Studium Generale bertema “Peran Generasi Muda dalam Pembangunan Berkelanjutan: Kebijakan Inklusif, Kewirausahaan Sosial, dan Peluang Kolaborasi” yang digelar di Xperience Space Binus Medan, Jumat (6/2/2026).
Peran aktif generasi muda untuk mendukung Pembngunan Prov Sumatera Utara melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan social sangat penting dan dibutuhkan Pemerintah, “ Kita tidak dapat bekerja sendiri, sangat dibutuhkan kolaborasi dengan semua pihak , terutamanya kalangan kampus yang dapat menciptakan Kaum – kaum muda yang menciptakan ide – ide baru yang orisinil sebagai solusi inovatif yang berkelanjutan , dan harapan saya mahasiswa dapat menjadi mitra strategis untuk menggerakkan nya,” ujarnya di hadapan mahasiswa
Menurutnya perguruan tinggi adalah sarana strategis untuk menciptakan generasi muda yang mampu mencetak pemikir tonggak kemajuan bangsa , dan perguruan Tinggi adalah sebagai pusat transfer ilmu pengetahuan, dan sebagai ruang pembentukan karakter, kepemimpinan Indonesia selanjutnya.
President of Binus Higher Education & Professional Services, Stephen Wahyudi Santoso, yang hadir pada Studium Generale menyebutkan , ” Pemilihan Medan sebagai kampus pertama dari Binus University di Sumatera bukan kebetulan, namun kami melihat posisi strategis Kota Medan sebagai pusat perdagangan dan industri kreatif yang terkoneksi ke pasar global, Medan dinilai ideal untuk melahirkan generasi digitalpreneur masa depan. “Potensi generasi mudanya sangat besar untuk jadi pelaku perubahan di era digital, ungkapnya
Rektor Binus University, Dr Nelly SKom MM, , Binus University menyiapkan mahasiswanya tidak hanya unggul secara akademik dan teknologi, , namun yang terpenting adalah memiliki kepedulian sosial, berpotensi kepemimpinan, berani berkarya bagi masyarakat.
Menurutnya setiap lulusan dibekali kurikulum berbasis industri, pengalaman praktis, dan wawasan global yang relevan, sehingga Binus Medan disebut sebagai Digitalpreneur Global Campus
“Tak hanya itu, lulusan Binus University diharapkan siap untuk memimpin dan memanfaatkan keahlian digital dan bisnis global dengan nilai-nilai lokal, khususnya dari Sumatera dan sekitarnya,” ujar Dr Nelly.
Binus University memiliki lebih dari 2.200 mitra industri nasional dan global. Ekosistem ini menjadi kekuatan untuk membantu mahasiswa dan lulusan berkiprah di dunia kerja dan wirausaha.
“Hadirnya Binus Medan sebagai upaya menjawab tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa depan, sesuai visi ‘World Class University, Fostering and Empowering the Society in Building and Serving the Nation’,” jelasnya.
Saat ini, Binus telah hadir di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Malang, Semarang, dan Medan, dengan lebih dari 60 program studi dan 167 ribu alumni yang berkarya di tingkat nasional dan internasional.
Lebih Lanjut Rektor Binus University, Dr Nelly SKom MM menyampaikan BINUS University Medan telah menjalin kemitraan strategis bersama Asia University Taiwan, sebagai bentuk komitmen dalam mencetak lulusan berdaya saing global.
Kerja sama ini mencakup program pertukaran pelajar (student exchange) serta rencana pengembangan program Dual Degree untuk dua program studi unggulan, yakni Digital Business dan International Trade.
kolaborasi ini akan membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman akademik dan keterampilan praktis yang selaras dengan kebutuhan industri global.
Direktur Kampus Binus Medan, Tri Juniarty S.Kom MM, mengatakan “Melalui konsep Global Digitalpreneur Campus, Binus Medan , akan berupaya melahirkan lulusan yang tidak sekadar siap kerja, namun diharapkan mampu menciptakan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan perkembangan Sumatera Utara,” ujarnya.
“Kami sangat antusias dengan kolaborasi dengan Asia University Taiwan yang memiliki reputasi tinggi, sehingga semakin memperkuat program program akademis pendidikan di BINUS Medan,” tuturnya.
Kegiatan Studium Generale diikuti mahasiswa dari berbagai kampus Binus, baik yang hadir secara langsung di Medan maupun secara daring melalui Zoom, Binus Kemanggisan, Binus Alam Sutera, BINUS Bekasi, Binus Bandung, Binus Malang, dan Binus Semarang.
Antusiasme peserta terlihat dari beragam pertanyaan dan diskusi mengenai peluang kontribusi generasi muda dalam kebijakan publik, kewirausahaan sosial, serta kolaborasi lintas sektor.
Melalui kegiatan ini, Binus University Medan berharap dapat memperkuat peran mahasiswa sebagai generasi muda yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing global dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara dan Indonesia ( IT,06 / Salomo P S.Kom
