
Lubuk Pakam.Indotrans.Web.Id.|| – Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan berharap pelatihan lanjutan di BLK ( Balai Latihan Kerja – Red ), Disperindag dan Dinas Koperasi UMKM Deli Serdang melahirkan Entrepreneur (wirausahawan ) baru yang dapat menciptakan lapangan kerja di Kab Deli Serdang, saat penutupan pelatihan keterampilan diAula Cadika Lubuk Pakam Kab Deli Serdang,Selasa 23/12/2025
“Pelatihan lanjutan ini menjadi momentum penting untuk membentuk dan melahirkan Entrepreneur baru yang tangguh , dan mampu bersaing di tengah ketatnya dunia usaha,” ucap dr (Aci) Asri Ludin Tambunan Bupati Kab.Deli Serdang
Kemudian dia memotivasi peserta yang ikut pelatihan ” bahwa pelatihan yang diberikan ini harus dimanfaatkan sebagai modal keterampilan dan pengetahuan, bukan hanya sekadar formalitas ” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia memberikan Apresiasi kepada para instruktur yang telah bersedia menularkan keilmuannya kepada para peserta pelatihan.

“Jangan pernah bosan melatih, karena mereka adalah generasi yang meneruskan dan menggerakkan roda perekonomian ke depan,” sambungnya
Bupati juga mendukung langkah Disperindag yang melakukan monitoring dan pengawasan kepada para peserta pelatihan. Dengan pengawasan yang dilakukan diharapkan dapat mendampingi para peserta dalam meningkatkan kemampuan dan skill usaha yang telah dilatih.
Uang rakyat dan pajak masyarakat tidak untuk dibagi-bagi, melainkan harus memberikan manfaat nyata, meningkatkan produktivitas, dan menjadi motivasi bagi penerima bantuan untuk menghasilkan nilai tambah,” tegas Bupati
Menurut informasi dari Disperindag Deli Serdang, Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas produk, kemandirian usaha, serta untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat .
Pelatihan lanjutan ini dilaksanakan selama 29 hari, yakni mulai tanggal 13 November hingga 12 Desember 2025.
Kegiatan pelatihan ini meliputi lima jenis keterampilan, yakni pelatihan bordir tingkat lanjutan bagi 11 peserta bersinergi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dan tindak lanjut pelatihan dasar, pelatihan tenun untuk 10 peserta bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM, pelatihan pangan olahan roti dan kue bagi 10 peserta bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM, pelatihan membatik untuk 20 peserta sebagai penguatan pelatihan dasar dari pemerintah desa, serta pelatihan barista bagi 20 peserta yang dilaksanakan di BLK sebagai lanjutan pelatihan dasar sebelumnya.
Di acara itu juga dirangkai dengan pemberian bantuan peralatan usaha secara simbolis kepada 300 orang atau kelompok penerima dari masyarakat miskin Desil 1–5 berdasarkan data Dinas Sosial.
Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan jenis pelatihan, mulai dari mesin bordir, alat tenun, peralatan roti dan kue, peralatan batik, mesin pengolah kopi, hingga gerobak usaha.( Dikutip dari Diskominfostan)
( IT 05)
